Troubleshoot New Outlook Windows 2026: Panduan Helpdesk untuk Sync, Kalender, Add-in, dan Migrasi Classic Outlook

Panduan lengkap tim helpdesk untuk memperbaiki masalah sync email, kalender, dan add-in COM di New Outlook Windows 2026. Termasuk runbook PowerShell, checklist eskalasi 15 menit, dan timeline migrasi resmi dari Classic Outlook.

Panduan Troubleshoot New Outlook Windows 2026

Diperbarui: 4 Agustus 2026

Troubleshooting New Outlook untuk Windows pada 2026 hampir selalu berpusat di tiga area: sinkronisasi email yang tersendat karena bug arsitektur baru berbasis web, kalender dan meeting invite yang berperilaku berbeda dari Classic Outlook, dan add-in COM/VSTO lama yang tidak lagi didukung sama sekali. Sebagai tim helpdesk, alur pemecahan masalahnya cukup sederhana. Pertama, verifikasi versi dan status layanan Microsoft 365. Kedua, isolasi apakah masalah muncul di New Outlook saja atau juga di Outlook on the Web (OWA). Ketiga, putuskan apakah pengguna perlu kembali ke Classic Outlook sampai Microsoft menutup gap fitur.

  • Microsoft menunda tahap opt-out enterprise New Outlook dari April 2026 ke Maret 2027, dan tahap cutover paling cepat Maret 2028. Classic Outlook didukung setidaknya hingga 2029.
  • New Outlook tidak mendukung add-in COM/VSTO. Semua ekstensi CRM, arsip, dan e-signature yang bergantung pada COM harus ditulis ulang sebagai Office Web Add-ins berbasis Office.js.
  • Bug sinkronisasi paling umum di 2026 adalah email baru tidak muncul otomatis. Workaround-nya View > Sync atau restart aplikasi sebelum melakukan diagnosis mendalam.
  • Akun IMAP tidak dapat mengelola kalender di New Outlook. Hanya Microsoft (Outlook.com/Exchange Online), Gmail, dan Yahoo yang mendukung pengalaman kalender penuh.
  • Exchange Web Services (EWS) akan dinonaktifkan otomatis pada 1 Oktober 2026 untuk tenant dengan EWSEnabled=Null. Semua aplikasi third-party yang masih memakai EWS akan berhenti bekerja.
  • Update Windows Maret 2026 menyebabkan sebagian pengguna gagal sign-in ke New Outlook dengan error "no Internet" walaupun jaringan berfungsi. Tetap pantau KB terbaru.

Kenapa New Outlook menjadi beban helpdesk pada 2026

Sejak Januari 2025, pengguna Microsoft 365 Business Standard/Premium sudah dipindahkan ke New Outlook sebagai default (dengan opsi kembali ke Classic). Tenant enterprise seharusnya menyusul pada April 2026, tetapi Microsoft menunda tahap tersebut ke Maret 2027 setelah kritik pengguna dan lubang fitur yang belum tertutup. Meski begitu, dorongan produk (opt-in banner, Teams Meeting add-in, prompt "Try the new Outlook") sudah cukup agresif. Tim helpdesk saya rutin menerima tiket New Outlook setiap minggu, bahkan di tenant yang belum menjadwalkan migrasi.

Yang membuat troubleshooting-nya berbeda dari Classic Outlook adalah arsitekturnya. New Outlook itu web wrapper di atas Outlook on the Web (OWA), dibungkus WebView2. Artinya, sebagian besar logika email dan kalender berjalan di server Exchange Online, bukan di MAPI lokal atau file OST. Konsekuensinya cukup besar. Kalau sync gagal, masalahnya lebih sering ada di token autentikasi, izin akun, atau layanan cloud (bukan di profil Outlook lokal). Runbook Classic Outlook (repair PST, ganti profil, jalankan scanpst.exe) sebagian besar tidak relevan di New Outlook.

Selain itu, dukungan add-in COM dihapus total. Bagi organisasi yang bergantung pada plug-in kepatuhan (Mimecast, Barracuda), CRM (Salesforce Outlook Integration, HubSpot), atau e-signature (DocuSign COM), migrasi tidak semudah "instal ulang". Vendor harus menulis ulang produk mereka sebagai Web Add-in. Ini adalah percakapan yang harus tim helpdesk siapkan dengan stakeholder bisnis sekarang, bukan tahun 2027. Saya pernah menangani proyek migrasi tenant 800 seat di awal 2026, dan bagian vendor add-in inilah yang paling memakan waktu, jauh melebihi migrasi teknis client itu sendiri.

Timeline migrasi New Outlook: opt-in, opt-out, cutover

Microsoft membagi transisi ke dalam tiga tahap resmi. Sebagai admin, pahami di tahap mana tenant Anda berada, karena kebijakan Group Policy dan Cloud Policy yang tersedia berbeda per tahap.

  1. Opt-in (aktif hingga akhir 2026 untuk enterprise): Toggle "Try the new Outlook" muncul di Classic Outlook. Default tetap Classic. Admin dapat menyembunyikan toggle melalui Cloud Policy NewOutlookMigrationUserSetting.
  2. Opt-out (ditunda ke Maret 2027 untuk enterprise): Default berubah ke New Outlook untuk semua akun eligible, dengan opsi kembali ke Classic. Rollback tersedia melalui Group Policy dan pengaturan pengguna.
  3. Cutover (paling cepat Maret 2028): Tombol "Switch back" hilang. Instalasi baru Microsoft 365 hanya membawa New Outlook. Classic Outlook tetap tersedia sebagai deployment terpisah bagi organisasi yang memerlukan.

Untuk pelanggan Microsoft 365 dengan Desktop Apps dan Office LTSC, Microsoft berkomitmen mendukung Classic Outlook setidaknya hingga akhir 2029, termasuk security update. Detail resmi ada di halaman Stages of migration to new Outlook for Windows di Microsoft Learn. Perlakukan 2029 sebagai planning horizon, jangan jadikan alasan menunda audit add-in. Banyak vendor CRM/kepatuhan butuh 12 sampai 18 bulan untuk mengirimkan versi Web Add-in mereka.

Perbandingan cepat Classic Outlook vs New Outlook

Sebelum menyelami troubleshooting, tim helpdesk perlu tahu di mana kedua produk berbeda secara fundamental. Tabel berikut membandingkan dimensi yang paling sering ditanyakan pengguna dan yang menentukan bisa-tidaknya New Outlook menjadi client default di suatu departemen.

DimensiClassic OutlookNew Outlook (Windows)
ArsitekturMAPI native + file OST/PST lokalWeb wrapper (WebView2) di atas OWA
Add-in COM/VSTODidukung penuhTidak didukung sama sekali
Web Add-in (Office.js)DidukungDidukung (satu-satunya jalur)
Akun IMAP untuk kalenderDidukung terbatasTidak dapat mengelola kalender IMAP
Akun POP3DidukungTidak didukung
PST file (arsip lokal)Buka, buat, eksporRead-only via impor bertahap
Shared mailbox on-premise ExchangeDidukungTerbatas; butuh Exchange Online
Rules server-sideDidukung + client-only rulesHanya server-side rules
Support end dateSetidaknya 2029Berjalan seiring Microsoft 365

Aturan praktis di helpdesk saya: kalau pengguna butuh salah satu fitur di kolom Classic (PST arsip aktif, add-in COM, akun POP3), rekomendasikan mereka tetap di Classic sampai tahap cutover. Dokumentasikan gap tersebut di catatan tiket agar rencana migrasi departemen memasukkannya.

Kenapa New Outlook tidak sync email dan cara memperbaikinya

Keluhan nomor satu di helpdesk saya pada 2026 adalah: "Email tidak masuk sendiri, saya harus klik Sync manual." Jujur, saya sempat mengira ini masalah konfigurasi user, tapi setelah investigasi Microsoft Q&A April 2026, ternyata memang bug regresi di New Outlook. Namun sebelum menyimpulkan "bug produk", jalankan langkah verifikasi berikut secara berurutan. Ini runbook standar helpdesk saya, urutannya seperti ini karena masing-masing memberi hasil yang bisa diobservasi.

Langkah 1: Cek Microsoft 365 Service Health

Buka admin.microsoft.com/#/servicehealth. New Outlook menampilkan gejala yang lebih luas ketika layanan Exchange Online degrade, karena sinkronisasi dilakukan oleh backend, bukan client. Jika ada insiden aktif untuk Exchange Online, hentikan troubleshooting dan tunggu resolusi.

Langkah 2: Sign out dan sign in ulang

Klik ikon akun (kanan atas), lalu Sign out. Tutup aplikasi selama 30 detik, buka kembali, sign in. Ini me-refresh token OAuth. Perkiraan output: banner "Loading your mailbox" selama 5 sampai 30 detik, lalu inbox kembali dengan email terbaru.

Langkah 3: Trigger sync manual dan monitor

Klik tab View > Sync (atau tekan F9). Kalau email baru muncul setelah sync manual tapi tidak otomatis, konfirmasi Anda menemui bug sync push. Ini reproducible di Version 1.2026.xxx.x dan sudah dilaporkan ke Microsoft.

Langkah 4: Cek versi New Outlook

Klik Settings (roda gigi) > General > About Outlook. Bandingkan dengan versi terbaru di Microsoft 365 Apps update channel. Kalau ketinggalan lebih dari satu bulan, jalankan Microsoft 365 Apps update dari File > Office Account > Update Options > Update Now.

Langkah 5: Verifikasi konektivitas ke Exchange Online

Jalankan di PowerShell (bukan CMD, karena kita butuh output terstruktur):

Test-NetConnection -ComputerName outlook.office365.com -Port 443
Test-NetConnection -ComputerName outlook.office365.com -Port 993
Resolve-DnsName -Name outlook.office365.com -Type A

Output yang diharapkan: TcpTestSucceeded : True untuk kedua port, dan resolusi DNS ke IP di rentang Microsoft. Kalau TCP 443 gagal, cek proxy/firewall. VPN korporat dan filter DNS internal adalah biang kerok paling umum di pengalaman saya. Bandingkan dengan daftar endpoint resmi di Microsoft 365 URLs and IP address ranges.

Langkah 6: Reset cache lokal WebView2

New Outlook menyimpan cache di %LOCALAPPDATA%\Microsoft\Olk\. Tutup New Outlook, lalu jalankan:

# Tutup New Outlook terlebih dahulu
Get-Process -Name "olk" -ErrorAction SilentlyContinue | Stop-Process -Force

# Backup cache lama (untuk jaga-jaga)
$src = "$env:LOCALAPPDATA\Microsoft\Olk"
$dst = "$env:LOCALAPPDATA\Microsoft\Olk_backup_$(Get-Date -Format yyyyMMdd)"
if (Test-Path $src) { Rename-Item $src $dst }

Write-Host "Cache di-reset. Buka New Outlook kembali; sign-in ulang akan diperlukan."

Output yang diharapkan: pada launch berikutnya, New Outlook menampilkan wizard sign-in dan mengunduh ulang mailbox (bisa 2 sampai 10 menit untuk mailbox besar). Kalau setelah ini sync push kembali normal, akar masalahnya adalah cache corrupt, kemungkinan besar akibat update Windows atau shutdown paksa.

Untuk pola masalah yang mirip di produk Microsoft lain, lihat juga panduan troubleshooting OneDrive sync error di Windows 11. Banyak akar masalah (token OAuth, proxy, WebView2) tumpang tindih.

Masalah kalender dan meeting invite di New Outlook

Kalender New Outlook adalah area kedua yang paling banyak dikeluhkan. Berbeda dari sync email yang biasanya bug, banyak masalah kalender sebenarnya adalah perilaku baru yang tidak diinformasikan ke pengguna akhir. Berikut yang paling sering saya lihat di tiket:

Meeting invite tidak dapat dikirim

Gejala: pengguna klik Send pada undangan meeting, spinner berputar, lalu error "Couldn't send meeting request." Penyebab paling umum:

  • Teams Meeting add-in tidak aktif. Buka Settings > General > Add-ins. Aktifkan "Microsoft Teams Meeting". Kalau hilang, uninstall dan install ulang Microsoft Teams client, kemudian restart New Outlook.
  • Lisensi Exchange tidak aktif. Cek di admin center > Users > pilih pengguna > Licenses. Pastikan "Exchange Online (Plan 1/2)" tercentang.
  • Kotak surat penuh. Cek di Settings > General > Storage. Kalau di atas 95%, kirim/terima meeting akan gagal karena item Sent tidak bisa disimpan.
  • VPN memblokir endpoint Teams/Exchange. Uji dengan mematikan VPN sementara. Kalau berhasil, hubungi tim jaringan untuk menambahkan *.teams.microsoft.com dan outlook.office365.com ke split-tunnel allowlist.

Update ke meeting berulang mengirim ratusan email

Ini adalah bug klasik yang muncul kembali di New Outlook. Ketika penyelenggara mengupdate meeting seri panjang tanpa end date, sistem dapat mengirim satu update per occurrence. Mitigasi cepat:

# Nonaktifkan auto-processing meeting request (untuk peserta yang kebanjiran update)
# Jalur GUI: File > Options > Mail > Tracking > uncheck "Automatically process meeting requests..."
# Untuk deploy massal via Cloud Policy, gunakan PowerShell berikut pada mailbox admin:

Set-MailboxCalendarConfiguration -Identity [email protected] `
  -AutomateProcessing None `
  -RemoveOldMeetingMessages $true

Setelah itu, minta penyelenggara membatalkan seri dan membuatnya ulang dengan end date eksplisit (misal, 12 bulan ke depan). Best practice tim saya: tidak ada meeting berulang tanpa end date di kalender korporat. Kebijakan sederhana ini menghilangkan 80% tiket "email banjir".

Availability picker menampilkan kalender yang salah

Ketika membuat meeting, panel kanan seharusnya menunjukkan availability attendee. Di New Outlook, sering hanya kalender pengguna sendiri yang tampil. Ini terjadi karena delegate permission belum tersinkron dari Exchange Online. Solusi: minta pengguna yang didelegasikan kembali menjalankan File > Info > Account Settings > Delegate Access di Classic Outlook (masih dibutuhkan sementara), atau di admin center via Add-MailboxPermission:

Add-MailboxPermission -Identity [email protected] `
  -User [email protected] `
  -AccessRights FullAccess `
  -AutoMapping $true

Add-RecipientPermission -Identity [email protected] `
  -Trustee [email protected] `
  -AccessRights SendAs -Confirm:$false

Setelah delegasi diset, restart New Outlook. Availability picker akan menampilkan kalender delegator dalam 5 sampai 15 menit (waktu Autodiscover cache refresh).

Kenapa akun IMAP tidak bisa mengelola kalender di New Outlook

Ini pertanyaan yang muncul mingguan dari pengguna yang membawa akun email non-Microsoft ke tempat kerja. Jawaban singkatnya: protokol IMAP tidak memiliki konsep kalender. IMAP hanya mendefinisikan folder mail. Meeting invite yang datang ke akun IMAP muncul sebagai email biasa dengan lampiran .ics, tanpa tombol Accept/Decline dan tanpa notifikasi kalender.

Classic Outlook menyembunyikan keterbatasan ini dengan menyimpan kalender di file PST lokal. Tapi kalender itu tidak sinkron ke server, sehingga hilang kalau PC pengguna rusak. New Outlook mengambil keputusan yang lebih ketat: hanya akun dengan mailbox calendar real yang dapat mengelola kalender penuh. Saat ini yang didukung:

  • Microsoft (Outlook.com, Exchange Online, Microsoft 365)
  • Google Workspace / Gmail (via Google Calendar API)
  • Yahoo Mail

Untuk pengguna dengan akun IMAP korporat (Zimbra, Zoho lama, cPanel), rekomendasi helpdesk: gunakan Outlook on the Web dari penyedia mail mereka, atau tetap di Classic Outlook. Migrasi ke Microsoft 365 atau Google Workspace adalah solusi jangka panjang kalau kalender harian menjadi kebutuhan produktivitas.

Add-in COM dan VSTO yang tidak lagi didukung

Ini bagian yang paling mahal secara operasional. Dokumentasi resmi Microsoft menyatakan tegas: "To provide a more reliable and stable add-in experience, VSTO and COM add-ins aren't supported in the new Outlook on Windows." Tidak ada mode kompatibilitas, tidak ada shim, tidak ada "reduced functionality mode". Ketika pengguna beralih, add-in-nya menghilang total.

Beberapa kategori add-in yang biasanya bermasalah di helpdesk saya:

  • Add-in kepatuhan/arsip: Mimecast for Outlook, Barracuda Message Archiver, Global Relay. Vendor rata-rata sudah merilis versi Web Add-in, tapi fitur "release from quarantine" masih membutuhkan langkah tambahan di portal web.
  • Add-in CRM: Salesforce Outlook Integration COM sudah deprecated; migrasi ke "Salesforce Inbox" (Web Add-in). HubSpot Sales sudah mendukung New Outlook via Office.js sejak 2025.
  • Add-in e-signature: DocuSign for Outlook Web Add-in tersedia di AppSource. Adobe Sign untuk Outlook juga.
  • Add-in enkripsi: Zix, Virtru, Egress. Bervariasi. Beberapa hanya berfungsi via portal web.

Bagaimana mengidentifikasi add-in COM yang aktif di organisasi Anda

Skrip PowerShell berikut menginventarisasi add-in COM Outlook Classic di sebuah workstation. Jalankan sebagai admin lokal dan kumpulkan output dari perwakilan setiap departemen sebelum menjadwalkan migrasi:

# Inventarisasi add-in COM Outlook Classic yang terpasang
$paths = @(
  "HKLM:\SOFTWARE\Microsoft\Office\Outlook\Addins",
  "HKLM:\SOFTWARE\WOW6432Node\Microsoft\Office\Outlook\Addins",
  "HKCU:\SOFTWARE\Microsoft\Office\Outlook\Addins"
)

$results = foreach ($p in $paths) {
  if (Test-Path $p) {
    Get-ChildItem $p | ForEach-Object {
      $props = Get-ItemProperty $_.PSPath
      [pscustomobject]@{
        Hive        = $p
        AddinName   = $_.PSChildName
        FriendlyName = $props.FriendlyName
        Description  = $props.Description
        LoadBehavior = $props.LoadBehavior  # 3 = load on startup
      }
    }
  }
}

$results | Where-Object { $_.LoadBehavior -eq 3 } |
  Export-Csv -Path "C:\Temp\outlook_com_addins_$env:COMPUTERNAME.csv" -NoTypeInformation

Write-Host "Selesai. Ekspor ke C:\Temp\outlook_com_addins_$env:COMPUTERNAME.csv"

Output CSV akan berisi setiap add-in COM aktif dengan nama, deskripsi, dan LoadBehavior. Bandingkan dengan katalog Web Add-in yang tersedia di Microsoft AppSource untuk Outlook. Bagi add-in yang tidak punya padanan web, mulai percakapan dengan vendor sekarang. Jangan tunggu tahap opt-out Maret 2027.

EWS retirement 1 Oktober 2026 dan dampaknya

Detail yang sering luput dari radar admin: Exchange Web Services (EWS) untuk Exchange Online akan dinonaktifkan otomatis untuk tenant dengan EWSEnabled bernilai Null pada 1 Oktober 2026. Setelah tanggal itu, aplikasi third-party yang masih memanggil EWS akan gagal. Ini mencakup backup mailbox, sistem tiket lama (Zendesk connector legacy, ServiceNow ITSM lama), tool migrasi (BitTitan, Quest On Demand), dan add-in CRM lama.

Cek status EWS tenant Anda dengan PowerShell (dari modul ExchangeOnlineManagement):

Connect-ExchangeOnline -UserPrincipalName [email protected]

# Cek nilai EWSEnabled di tenant
Get-OrganizationConfig | Select-Object EWSEnabled, EwsAllowList, EwsBlockList

# Output kemungkinan:
# EWSEnabled : (kosong/Null)   -> AKAN dimatikan 1 Okt 2026
# EWSEnabled : True             -> masih aktif, tapi cek deprecation timeline
# EWSEnabled : False            -> sudah dinonaktifkan

Kalau EWSEnabled Null dan Anda punya aplikasi kritis yang bergantung pada EWS, migrasikan ke Microsoft Graph sebelum Oktober 2026, atau eksplisit set EWSEnabled = $true untuk membeli waktu. Detail retirement dan timeline lengkap ada di pengumuman resmi EWS retirement di Microsoft Community Hub.

Cara aman kembali ke Classic Outlook untuk pengguna yang terjebak

Sampai Maret 2027 (opt-out enterprise) dan Maret 2028 (cutover), pengguna masih dapat kembali ke Classic Outlook. Berikut alur yang saya rekomendasikan untuk tiket yang memerlukan rollback:

  1. Dokumentasikan alasan. Catat di tiket: add-in yang hilang, fitur yang tidak ada, atau bug spesifik. Data ini penting untuk perencanaan migrasi departemen.
  2. Klik toggle "Switch back to classic Outlook" di pojok kanan atas New Outlook. Aplikasi meminta feedback singkat, lalu meluncurkan Classic Outlook.
  3. Verifikasi profil Classic masih ada. Buka Control Panel > Mail (Microsoft Outlook). Kalau profil hilang (karena PC baru), buat ulang dengan Add > Manual setup > Exchange.
  4. Re-enable add-in COM yang diperlukan di File > Options > Add-ins > COM Add-ins > Go.
  5. Sembunyikan toggle "Try the new Outlook" agar pengguna tidak accidental switch lagi. Group Policy: User Configuration > Administrative Templates > Microsoft Office 2016 > New Outlook > Hide the toggle button "Try the new Outlook". Set ke Enabled.

Untuk deploy kebijakan ini secara massal melalui Intune atau GPO, dokumentasi resminya dapat ditemukan di Control installation of new Outlook for Windows. Untuk tenant yang belum siap sama sekali, aktifkan Cloud Policy NewOutlookMigrationUserSetting = 3 (Redirect to New Outlook: Off) untuk menonaktifkan migrasi hingga tim siap.

Runbook helpdesk: checklist eskalasi 15 menit

Berikut runbook yang saya gunakan sendiri di helpdesk untuk tiket New Outlook. Target: identifikasi root cause dalam 15 menit atau eskalasi. Salin dan sesuaikan untuk ticketing tool Anda.

  1. [0-2 menit] Klasifikasi. Gejala: (a) sync gagal, (b) kalender/meeting, (c) add-in hilang, (d) crash/tidak buka, (e) sign-in gagal. Pertanyaan cepat: "Apakah masalah juga terjadi di Outlook on the Web (outlook.office.com)?"
  2. [2-4 menit] Verifikasi service health. Cek admin.microsoft.com > Service Health > Exchange Online dan Microsoft 365 apps. Kalau ada insiden aktif, komunikasikan ETA dan tutup tiket dengan tag "Microsoft-side incident".
  3. [4-7 menit] Verifikasi versi dan lisensi. Settings > About Outlook. Bandingkan dengan channel resmi. Cek admin center: user memiliki Exchange Online license aktif.
  4. [7-12 menit] Lakukan tindakan resolusi cepat sesuai kategori:
    • Sync: sign-out/sign-in, lalu F9 sync, lalu cek versi.
    • Kalender: verifikasi jenis akun (bukan IMAP untuk kalender penuh) dan delegate permission.
    • Add-in: cek daftar Web Add-in aktif; add-in COM tidak akan pernah muncul di sini.
    • Crash: reset cache WebView2 (rename %LOCALAPPDATA%\Microsoft\Olk).
    • Sign-in: cek Conditional Access sign-in log di Entra ID admin center.
  5. [12-15 menit] Keputusan. Resolved: dokumentasikan langkah dan tutup. Belum resolved: eskalasi ke Tier 2 dengan template ini:
    • Versi New Outlook: X.Y.Z
    • Windows build: winver
    • Jenis akun: Microsoft 365 / IMAP / Google
    • Langkah yang sudah dicoba (dari runbook)
    • Log: kumpulkan dari Help > Contact Support > Generate diagnostic logs. Ini akan menghasilkan file .zip di Desktop.
    • Screenshot error

Untuk pola troubleshooting Microsoft 365 client lain yang serupa (Teams, OneDrive), lihat juga panduan troubleshooting Microsoft Teams 2026. Banyak akar masalah (WebView2, Conditional Access, endpoint filtering) dibagi bersama antar aplikasi Microsoft 365.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Microsoft memaksa semua pengguna ke New Outlook?

Untuk enterprise, tahap opt-out (New Outlook menjadi default dengan opsi kembali ke Classic) ditunda ke Maret 2027. Tahap cutover (Classic tidak dapat dipilih lagi) paling cepat Maret 2028. Deployment terpisah Classic Outlook via Microsoft 365 Apps atau Office LTSC didukung setidaknya hingga akhir 2029.

Kenapa email New Outlook saya tidak sync otomatis di 2026?

Ini adalah bug regresi yang dikonfirmasi Microsoft pada awal 2026. Email baru kadang tidak dipush ke client. Workaround: klik View > Sync (F9) atau restart aplikasi. Kalau persisten, sign-out/sign-in, cek versi terbaru, dan reset cache WebView2 di %LOCALAPPDATA%\Microsoft\Olk.

Apakah add-in COM/VSTO didukung di New Outlook Windows?

Tidak. Dokumentasi resmi Microsoft menyatakan add-in COM dan VSTO tidak didukung di New Outlook di level apa pun. Vendor harus menulis ulang add-in sebagai Office Web Add-in berbasis JavaScript/Office.js. Sampai itu tersedia, pengguna yang membutuhkan add-in tersebut harus tetap di Classic Outlook.

Bagaimana cara kembali ke Classic Outlook dari New Outlook?

Klik toggle "Switch back to classic Outlook" di pojok kanan atas jendela New Outlook. Isi feedback singkat, lalu Classic Outlook akan diluncurkan dengan profil yang ada. Kalau toggle tidak muncul, kemungkinan admin sudah menonaktifkannya via Group Policy atau Cloud Policy. Hubungi IT.

Apakah New Outlook mendukung akun POP3 dan IMAP?

POP3 tidak didukung sama sekali. IMAP didukung untuk email saja, tapi kalender IMAP tidak dapat dikelola karena protokol IMAP tidak memiliki mailbox kalender. Untuk pengalaman kalender penuh, gunakan akun Microsoft 365/Outlook.com, Google Workspace, atau Yahoo.

Apa dampak EWS retirement 1 Oktober 2026 bagi tim helpdesk?

Tenant Exchange Online dengan EWSEnabled=Null otomatis diubah ke False pada 1 Oktober 2026. Semua aplikasi third-party yang memanggil EWS akan berhenti bekerja. Sebelum tanggal itu, inventarisasi aplikasi yang masih menggunakan EWS (backup, CRM legacy, migration tool) dan migrasikan ke Microsoft Graph, atau eksplisit set EWSEnabled = $true untuk memperpanjang batas waktu.

Chen Wei
Tentang Penulis Chen Wei

Systems administrator who bridges the gap between users and the actual servers. Likes documentation almost as much as she likes coffee.